

LAMPUNG – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi membuat sebagian wilayah di Kabupaten Lampung Utara terendam banjir, salah satunya Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kotabumi.
Sedikitnya 14 ruang kelas terendam air sehingga sebagian siswa terpaksa dipulangkan. Pihak sekolah menyiapkan skema pergantian belajar apabila banjir belum surut agar proses belajar mengajar tetap berjalan.
Kepala Sekolah SMAN 3 Kotabumi, Vivi Evita Rozalifa, mengatakan banjir memasuki kawasan sekolah kerap terjadi setiap tahunnya. Hal ini diakibatkan meluapnya air sungai yang berada di lingkungan sekolah tersebut.
“Untuk kelas yang terdampak banjir, kami ambil langkah cepat untuk dipulangkan ke rumah masing-masing demi keselamatan para siswa,” katanya. Senin (02/02/2026).
Vivi menambahkan, jika banjir belum juga surut dan memakan waktu yang lama, pihaknya akan melakukan sekema bergantian dengan kelas yang masih bisa di pakai untuk belajar.
“Kita masih ada beberapa ruangan yang bisa di pakai. Kalau memang darurat bisa menggunakannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, telah melakukan investigasi terkait peristiwa di SMAN 3 Kotabumi yang dilanda banjir. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Lampung Utara maupun Pemprov Lampung agar hal ini tidak terulang kembali.
“Kami sudah berkordinasi dengan sejumlah pihak agar segera ditindaklanjuti agar banjir tidak terulang kembali kedepannya,” ucapnya. Selasa (3/2/2026)
Thomas juga menyebut, akibatnya banjir tersebut aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu.
“Anak-anak terpaksa diliburkan sampai dengan banjirnya benar-benar surut,” terangnya. (NR/N)
