
LAMPUNG – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026 dalam Press Conference Mudik 2026 BPJN Lampung.
Kepala BPJN Lampung, Ali Duhari, menjelaskan sebanyak 1.298 Km jalan nasional di Lampung dinyatakan siap dilalui pemudik. BPJN juga menyiapkan 10 posko Lebaran, percepatan penutupan lubang jalan, serta mitigasi di titik rawan longsor, banjir, kemacetan, dan kecelakaan.

“Data BPJN Lampung mencatat total panjang jalan nasional di provinsi ini mencapai 1.298,48 Km yang tersebar pada 65 ruas jalan dengan dukungan 436 jembatan sepanjang 11.956,49 m. Dari total tersebut, 1.198,76 Km jalan berada dalam kondisi mantap, sementara 99,72 Km lainnya masih dalam kategori tidak mantap,” ujar Ali. Jum’at (06/03/2026).
Ruas jalan nasional tersebut terbagi dalam beberapa lintas utama, yakni Lintas Timur sepanjang 285,18 Km, Lintas Tengah 318,47 Km, Lintas Barat 333,57 Km, Lintas Penghubung 282,29 Km, serta ruas non lintas sepanjang 78,57 Km.
Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik, BPJN Lampung juga mempercepat pekerjaan penutupan lubang jalan di sejumlah ruas strategis. Proses tersebut ditargetkan rampung pada 10 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan pengguna jalan menjelang Lebaran. Selain itu, BPJN Lampung juga menyiapkan peralatan tanggap darurat berupa delapan unit dump truck, tujuh unit excavator, serta sejumlah alat berat lainnya yang disebar di wilayah kerja.
“Sebagai bagian dari pelayanan kepada pemudik, BPJN Lampung juga akan mendirikan 10 posko Lebaran yang tersebar di dua wilayah kerja. Posko tersebut dilengkapi berbagai fasilitas seperti ruang istirahat, toilet portabel, wifi, peta jalur mudik, serta air minum dan makanan ringan bagi pengguna jalan,” katanya.
Melalui berbagai langkah tersebut, BPJN Lampung berharap arus mudik dan balik Lebaran Tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan sesuai dengan slogan “Mudik Aman Keluarga Bahagia”. (NR/N)
