PEMPROV LAMPUNG PERKUAT KESIAPAN SDM, JIHAN NURLELA DAMPINGI WAMENKOP TINJAU SELEKSI MANAJER KOPERASI

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mendampingi Wakil Menteri Koperasi RI Farida Farichah meninjau langsung pelaksanaan tes kompetensi calon manajer koperasi di SMA Al Kautsar, Bandar Lampung, Senin (4/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Jihan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi teknis pembangunan maupun kesiapan sumber daya manusia. Ia menyebut, Lampung termasuk daerah yang menunjukkan performa terbaik dalam mendukung implementasi program Koperasi Desa Merah Putih.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja cepat dan koordinasi yang solid, sehingga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Ia menilai kesiapan Lampung sudah cukup matang untuk mengimplementasikan program secara optimal.

Jihan juga mengingatkan para peserta seleksi agar memahami secara utuh sistem kerja di Koperasi Desa Merah Putih, mulai dari aspek manajerial hingga skema kontrak kerja. Ia menekankan pentingnya komitmen peserta sejak awal, termasuk kesiapan untuk ditempatkan di berbagai wilayah setelah dinyatakan lulus.

Sementara itu, Farida Farichah menjelaskan bahwa proses seleksi berlangsung tertib dan terorganisir dengan baik. Peserta mengikuti tahapan ujian secara bergelombang, mulai dari registrasi hingga pelaksanaan tes di ruang yang telah disiapkan panitia.

Ia turut mengapresiasi tingginya minat peserta, terutama dari kalangan generasi muda di bawah usia 35 tahun yang ingin terlibat dalam pengembangan koperasi sekaligus mencari peluang kerja.

Menurutnya, seluruh alur pelaksanaan telah dirancang nyaman dan rapi untuk mendukung kelancaran proses seleksi.
Farida juga memastikan bahwa panitia telah menyiapkan fasilitas pendukung secara optimal, seperti listrik, jaringan internet, serta ruangan berpendingin udara, guna memastikan seluruh tahapan berjalan tanpa hambatan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peserta yang lolos seleksi akan memegang peran penting sebagai manajer koperasi. Mereka akan bertanggung jawab dalam mengelola sistem manajerial serta memimpin tim yang terdiri dari berbagai posisi, termasuk asisten manajer, kepala toko, kasir, hingga pengemudi.

Selain itu, manajer koperasi juga dituntut mampu berkoordinasi dengan pengurus, dewan pengawas, dan anggota koperasi sebagai satu kesatuan yang saling terintegrasi. Farida menekankan bahwa profesionalisme dan orientasi pada pencapaian target menjadi kunci utama dalam pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih ke depan. (NR/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *