

LAMPUNG – Penampilan tarian adat masyarakat Sai Batin menjadi salah satu rangkaian yang menyemarakkan Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Lampung dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Lampung. Pertunjukan tersebut berlangsung khidmat di tengah jalannya sidang paripurna, sekaligus menghadirkan nuansa kearifan lokal yang kental.
Tarian yang ditampilkan menggambarkan nilai-nilai kehidupan masyarakat Sai Batin yang menjunjung tinggi kehormatan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap adat istiadat. Gerakan yang lembut namun tegas berpadu dengan iringan musik tradisional Lampung, mencerminkan identitas budaya pesisir yang sarat makna.
Penampilan para penari yang mengenakan busana adat khas dengan ornamen siger dan kain tapis turut menarik perhatian para tamu undangan yang hadir. Unsur estetika yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda serta para pemangku kepentingan yang mengikuti jalannya rapat.
Rapat Paripurna Istimewa tersebut dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, serta Forkopimda. Di sela-sela agenda resmi, pertunjukan tari adat ini menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak terlepas dari upaya pelestarian budaya lokal.
Melalui penampilan tarian adat Sai Batin, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya daerah sebagai bagian dari identitas sekaligus kekuatan sosial masyarakat. Momentum peringatan HUT ke-62 ini pun tidak hanya dimaknai sebagai refleksi perjalanan pembangunan, tetapi juga sebagai penguatan jati diri budaya Lampung di tengah arus modernisasi. (NR)
