
BANDAR LAMPUNG – Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kota Bandar Lampung harus memiliki tanggung jawab atas insentif para petugas kebersihan.
Pernyataan tersebut disampaikan, Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi. Ia mengatakan persoalan insentif para petugas kebersihan secara keseluruhan berkaitan dengan kondisi keuangan daerah yang dinilai belum sepenuhnya mencukupi.

“Terkait dengan insentif ini secara keseluruhan menjadi permasalahan keuangan di Kota Bandar Lampung. Yang paling penting insentif ini tergantung kemampuan keuangan daerah,” ujarnya. Selasa (3/2/2026).
Agus mengharapkan keuangan daerah mampu mencukupi terkait pembayaran insentif para petugas kebersihan, agar dapat direalisasikan secara tepat waktu.
“Saya harapkan, semoga kemampuan keuangan daerah Kota Bandar Lampung ini mencukupi terkait dengan insentif termasuk insentif para petugas DLH,” katanya.
Lebih lanjut Agus menegaskan, DLH Kota Bandarlampung harus memiliki tanggung jawab dan peran aktif melihat kondisi insentif pada petugas kebersihan yang hingga kini belum juga diselesaikan.
“Saya pikir DLH juga tetap harus mempunyai tanggung jawab tidak bisa lepas tangan karena walaupun itu dia ada di pihak ketiga bagaimanapun mereka ada di bawah naungan kerja dari rekan-rekan DLH,” ucapnya.
Selain itu, ia juga meminta DLH Kota Bandarlampung harus segera memiliki langkah konkret terkait permasalahan insentif para petugas kebersihan tersebut.
“Mungkin paling tidak ada upaya-upaya dari lingkungan hidup untuk mendorong kepada badan keuangan yang khususnya di Kota Bandar Lampung untuk mempertegaskan inisiatif para petugas kebersihan,” terangnya.
Agus juga mengingatkan permasalahan pembayaran insentif tersebut, jangan sampai menjadi peristiwa tahunan.
“Karena jangan sampai ini berulang beberapa tahun yang lalu terkait dengan adanya protes dari petugas kebersihan yang sama,” jelasnya.
Ia juga mengharapkan, permasalahan tersebut segera diatasi pemerintah kota Bandarlampung mengingat para petugas merupakan backbone (Tulang Punggung kebersihan) di kota setempat.
“Mudah-mudahan kita doakan semoga Kota Bandar Lampung memiliki kecukupan dalam pembayaran yang khususnya para petugas kebersihan karena mereka adalah tulang backbone kebersihan di Kota Bandar Lampung oleh karena mungkin dan ini segera teratasi oleh pemerintah kota Bandar Lampung,” tuturnya. (NR/N)
