

LAMSEL, Way Panji – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menghadirkan layanan publik terpadu bersamaan dengan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Way Panji.
Inovasi tersebut menjadikan Musrenbang tidak hanya sebagai forum penyusunan perencanaan pembangunan, tetapi juga sebagai ruang pelayanan langsung bagi masyarakat.
Musrenbang RKPD 2027 yang digelar di Gedung Olahraga Desa Sidereno, Jumat (6/2/2026), dipadati warga yang antusias memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan. Sejak pagi hingga kegiatan berakhir, masyarakat terlihat silih berganti mengurus keperluan administrasi hingga layanan kesehatan.
Hadirnya layanan publik terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Lampung Selatan dalam mendekatkan akses layanan dasar kepada masyarakat melalui pendekatan jemput bola. Selain menyerap aspirasi pembangunan, pemerintah daerah juga memastikan masyarakat memperoleh manfaat langsung dari setiap agenda Musrenbang.
Beragam layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, pelayanan pajak daerah dari UPTD Pelayanan Pajak BPPRD Kabupaten Lampung Selatan, serta Samsat Keliling.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan dari UPTD Puskesmas Way Panji, vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan oleh Puskeswan, perpustakaan keliling dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta bazar produk UMKM lokal.
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turut meninjau langsung sejumlah stan pelayanan dan berdialog dengan warga yang sedang mengurus berbagai kebutuhan administrasi. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan KTP elektronik kepada warga yang telah selesai melakukan perekaman data.
“Bagaimana pelayanannya di sini? Mudah dan cepat, kan?” ujar Bupati Egi saat berbincang dengan salah satu warga penerima KTP elektronik.
Salah seorang warga Way Panji, Harno, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan terpadu di lokasi Musrenbang. Menurutnya, kehadiran layanan tersebut memudahkan masyarakat karena tidak perlu datang jauh ke pusat pemerintahan.
“Pelayanan ini sangat membantu sekali. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kantor. Apalagi gratis, jadi kami sangat antusias dengan adanya pelayanan seperti ini,” ujarnya.
Melalui integrasi antara forum perencanaan pembangunan dan pelayanan publik dalam satu kegiatan, Pemkab Lampung Selatan berharap aspirasi masyarakat dapat terserap secara optimal, sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terlayani dengan baik dan merata.
