PEMPROV DKI RELOKASI WARGA TPU KEBON NANAS KE RUSUNAWA PULO GEBANG

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menata kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas dengan merelokasi warga yang selama ini bermukim di area tersebut ke rumah susun sewa. Penyerahan kunci hunian dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada warga relokasi di Rusunawa Pulo Gebang, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (12/1).

Relokasi ini menyasar 103 kepala keluarga yang sebelumnya tinggal di kawasan TPU Kebon Nanas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 73 kepala keluarga menyatakan bersedia menempati rumah susun yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta, sementara 30 kepala keluarga lainnya memilih mencari hunian secara mandiri.

Pramono menjelaskan, proses relokasi telah dimulai sejak 6 Januari 2026 dengan memindahkan 27 kepala keluarga ke lima lokasi rusun, termasuk Rusunawa Pulo Gebang. Menurutnya, Pemprov memberikan keleluasaan kepada warga untuk menentukan pilihan tempat tinggal sesuai kebutuhan masing-masing.

Penataan TPU Kebon Nanas dilakukan sebagai langkah strategis mengatasi keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta. Dari total 80 TPU yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 69 TPU sudah tidak dapat beroperasi secara normal dan terpaksa menggunakan sistem tumpang tindih, sementara hanya 11 TPU yang masih memiliki kapasitas memadai.

“TPU Kebon Nanas sudah tidak memungkinkan dimanfaatkan secara optimal. Dengan penataan ini, lahan yang sebelumnya ditempati warga dapat difungsikan kembali untuk kebutuhan pemakaman,” ujar Pramono.

Ia menambahkan, lahan seluas 3.754 meter persegi yang kini telah dikosongkan nantinya dapat menampung sekitar 1.000 petak makam baru. Langkah ini menjadi solusi sementara sambil menunggu ketersediaan lahan pemakaman baru yang lebih luas di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan berbagai skema pendukung bagi warga relokasi, antara lain pembebasan biaya sewa rusun selama enam bulan serta fasilitas gratis seumur hidup bagi warga lanjut usia. Gubernur Pramono pun mengapresiasi kesediaan warga yang telah meninggalkan tempat tinggal yang dihuni selama puluhan tahun.

Sementara itu, salah satu warga relokasi, Guntur, mengaku merasa nyaman dengan fasilitas yang tersedia di Rusunawa Pulo Gebang.

“Fasilitasnya lengkap, ada taman bermain, lintasan joging, masjid, lapangan futsal, sampai ruang terbuka hijau. Anak-anak juga senang dan betah,” ungkapnya. (AS/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *